Tag Archive posyandu

Kader Posyandu Sumbung

Kegiatan Kader Posyandu Desa Sumbung

Kader Posyandu adalah anggota masyarakat yang bersedia, mampu, dan memiliki waktu untuk secara sukarela membantu penyelenggaraan pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Mereka adalah ujung tombak pelayanan kesehatan dasar yang bertugas membantu tenaga kesehatan, seperti memantau tumbuh kembang anak, memberikan informasi kesehatan, membantu pelaksanaan program imunisasi, serta menyediakan pelayanan untuk ibu hamil, balita, dan lansia. 

Tugas dan peran utama kader Posyandu

  • Pelaksana kegiatan harian: Menjalankan tugas-tugas pada hari buka Posyandu, termasuk pendaftaran bayi/balita dan ibu hamil, serta pelayanan 5 langkah kegiatan.
  • Pemantau kesehatan: Memantau tumbuh kembang anak, status gizi anak sekolah dan remaja, serta membantu deteksi dini penyakit.
  • Pemberi informasi: Menjadi promotor kesehatan bagi masyarakat di sekitarnya dan memberikan edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
  • Penghubung: Menjadi jembatan antara masyarakat dan sistem layanan kesehatan, termasuk melaporkan masalah dan kendala di lapangan.
  • Pelaksana program: Membantu pelaksanaan program kesehatan lainnya seperti imunisasi dan kegiatan Posbindu (Pos Bimbingan Terpadu) serta Posyandu Lansia. 

Kegiatan kader Posyandu bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu, bayi, balita, lansia, dan remaja, serta memperkuat kapasitas kader dalam pelayanan kesehatan. Ini mencakup pemeriksaan rutin, imunisasi, pemantauan tumbuh kembang, penyuluhan gizi, serta memberikan edukasi kesehatan di tingkat masyarakat untuk mencapai tujuan posyandu yaitu mencegah kematian ibu dan anak, serta stunting. 

Tujuan utama kegiatan kader Posyandu:

  • Meningkatkan dan menjaga kesehatan ibu, bayi, balita, lansia, dan remaja:
    • Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
    • Memberikan imunisasi lengkap dan memastikan kepatuhan imunisasi.
    • Memantau tumbuh kembang anak untuk mendeteksi dini masalah gizi atau kelainan lainnya.
    • Memberikan penyuluhan kesehatan dan edukasi sesuai kebutuhan masyarakat.
    • Mendukung ibu hamil dengan pemantauan, pemberian vitamin, dan edukasi gizi.
  • Memperkuat peran kader:
    • Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader melalui pelatihan.
    • Meningkatkan kemampuan komunikasi dan wawasan kader.
    • Melatih kader untuk memberikan pelayanan yang lebih berkualitas dan responsif.
    • Menjadikan kader sebagai ujung tombak posyandu dan kesehatan masyarakat.
  • Memperluas jangkauan pelayanan:
    • Mengunjungi rumah sasaran yang tidak datang ke Posyandu untuk memastikan pelayanan tetap sampai kepada mereka.
    • Melakukan penyuluhan secara langsung, baik individu maupun kelompok. 

Sumbung – Cepogo – Boyolali

Sabtu, 08 November 2025

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================

TP PKK Desa Sumbung dan Launching Saluri

Ribuan Kader TP PKK Boyolali Ikuti Gelar Pemberdayaan Masyarakat (Repost: boyolali.go.id).

BOYOLALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) melaksanakan Gelar Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Alun Alun Kidul Kabupaten Boyolali pada hari Kamis (23/10/2025) dengan diikuti oleh ribuan peserta yang berasal dari kader TP PKK se-Kabupaten Boyolali.

Foto : Bupati Boyolali, Agus Irawan melaunching Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Boyolali Tahun 2025. Kamis (23/10/2025)

“Untuk menumbuhkan semangat gotong royong, kesetaraan gender, kemandirian, kreatifitas dan inovasi masyarakat desa. Serta memperkuat sinergi kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh stakeholder dalam mewujudkan Boyolali yang lebih maju, nyaman dihuni, berdaya saing dan ramah investasi menuju Indonesia Emas 2045,” terang Kepala Dispermasdes Kabupaten Boyolali, Ari Wahyu Prabowo.

Senada, Bupati Boyolali, Agus Irawan yang menghadiri acara, mengapresiasi dan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen nyata untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang ada di Kabupaten Boyolali.

“Harapannya dengan program ini pasti bagaimana kita bisa meningkatkan SDM yang ada di Kabupaten Boyolali. Dengan semua program ini, berawal dari desa, berawal dari bawah, kita membenahi SDM, kita memperkuat kesehatan dan juga hal hal yang memang sangat penting yakni pendidikan dan sebagainya, agar bisa berjalan dengan baik di Kabupaten Boyolali,” kata orang nomor satu di Kota Susu ini.

Terdapat banyak kegiatan yang dilakukan dalam acara Gelar Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2025 ini. Antara lain, ada senam sehat yang diikuti kader TP PKK se-Kabupaten Boyolali dilanjutkan dengan launching Gerakan Saluri atau Satu Telur Setiap Hari yang diinisiasi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Boyolali, Dita Agus Irawan. Adapula kegiatan Gelar Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG).

Selain itu, terdapat kegiatan Expo Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK 22 kecamatan se-Kabupaten Boyolali. Kemudian kegiatan Launching Kecamatan Berdaya, Launching Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebuah pusat layanan terpadu yang mencakup kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan, sosial, ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. (Tim Liputan Pemerintah Kabupaten Boyolali)

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================