Category Archive Tak Berkategori

Workshop Desa Siber

Keikutsertaan Desa Sumbung dalam Workshop Desa Siber

Desa Sumbung turut berpartisipasi dalam kegiatan Workshop Desa Siber yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini diikuti sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas desa dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung tata kelola pemerintahan desa yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan digital.

Melalui workshop ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai penguatan keamanan informasi, pengelolaan layanan digital desa, serta pemanfaatan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi desa dalam mengembangkan sistem informasi desa yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

Keikutsertaan Desa Sumbung dalam Workshop Desa Siber mencerminkan komitmen desa sebagai desa yang aktif dan terbuka terhadap inovasi, serta siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis bagi Desa Sumbung dalam memperkuat pelayanan publik berbasis digital serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan siber sebagai bagian dari pembangunan desa di era teknologi informasi.

#DesaSumbung #WorkshopDesaSiber
#DiskominfoBoyolali #DesaDigital
#DesaAktif #DesaKolaboratif
#TransformasiDigital #KeamananInformasi

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================

MMD Desa Sumbung

MMD adalah Musyawarah Masyarakat Desa, sebuah pertemuan antara perwakilan warga, tokoh masyarakat, dan petugas kesehatan (seperti Puskesmas) untuk membahas hasil dari Survei Mawas Diri (SMD) dan merencanakan langkah penanggulangan masalah kesehatan yang ditemukan. Pertemuan ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah kesehatan di desa, menyepakati solusi bersama, dan menyusun rencana kerja untuk menyelesaikannya.

Tujuan utama MMD:

  • Mengenalkan masalah kesehatan: Hasil survei dari SMD diuraikan dan dipresentasikan kepada masyarakat. 
  • Diskusi dan pemecahan masalah: Warga, tokoh masyarakat, dan petugas berdiskusi untuk mencari solusi atas masalah kesehatan yang teridentifikasi. 
  • Penyusunan rencana kerja: Kesepakatan mengenai langkah-langkah konkret untuk menangani masalah kesehatan yang ada di desa. 

Peserta MMD: 

  • Perwakilan warga desa
  • Tokoh masyarakat
  • Petugas kesehatan dari Puskesmas
  • Perangkat desa dan perwakilan lain seperti BPD, TP PKK, dan Kader Kesehatan

ARSIP KEGIATAN MMD DI DESA SUMBUNG

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================

Kegiatan Kampung Pancasila

Kampung Pancasila adalah julukan bagi desa atau wilayah yang menjadi percontohan dan tempat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, dengan tujuan meningkatkan kerukunan, toleransi, dan kemandirian masyarakat serta menjadi miniatur Indonesia di tengah perbedaan dan keberagaman. Inisiatif ini menciptakan ruang hidup yang harmonis, berdaya, dan penuh persaudaraan, serta berfungsi sebagai media pembelajaran nilai-nilai bangsa.

Tujuan Dibentuknya Kampung Pancasila

  • Mengimplementasikan Nilai Pancasila: Menjadikan Pancasila bukan hanya teori, melainkan diterapkan dalam tindakan nyata di masyarakat. 
  • Meningkatkan Kerukunan dan Toleransi: Menumbuhkan sikap toleransi antar umat beragama dan suku, serta menjaga persatuan dalam keragaman. 
  • Menciptakan Masyarakat Mandiri dan Berdaya: Mengatasi berbagai masalah sosial seperti kemiskinan dan pengangguran melalui program-program gotong royong. 
  • Menjadi Media Pembelajaran: Membentuk masyarakat yang cerdas, memiliki kecerdasan spiritual, emosional, dan intelektual melalui internalisasi nilai-nilai Pancasila. 
  • Menjadi Miniatur Indonesia: Menjadikan wilayah tersebut sebagai cerminan kehidupan berbangsa yang ideal dan harmonis. 

DOKUMENTASI KEGIATAN KAMPUNG PANCASILA DI DESA SUMBUNG

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================

Uji Petik Survelians

Uji petik surveilans adalah bagian dari sistem surveilans penyakit atau kondisi tertentu, di mana pengumpulan data, analisis, dan pendataan dilakukan secara sistematis dan representatif pada sampel populasi untuk mendeteksi pola penyebaran, mengidentifikasi potensi masalah kesehatan, dan mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Proses ini melibatkan pemilihan lokasi dan sampel yang akan diperiksa, serta melakukan observasi, wawancara, dan analisis data untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang kesehatan masyarakat.

Tujuan Uji Petik Surveilans

  • Mendeteksi pola dan penyebaran penyakit: Uji petik membantu mengetahui bagaimana penyakit atau kondisi kesehatan menyebar dalam suatu populasi. 
  • Mengidentifikasi masalah kesehatan: Dengan memeriksa sampel tertentu, dapat diketahui potensi masalah kesehatan yang ada di masyarakat. 
  • Mendukung pengambilan keputusan: Hasil uji petik digunakan untuk merancang tindakan pencegahan dan penanganan yang efektif. 

Contoh Pelaksanaan Uji Petik Surveilans

  1. Surveilans Kualitas Air Minum: Dinas Kesehatan Grobogan melakukan uji petik dengan menentukan desa dan sampel sarana air minum (SAM) secara acak, kemudian melakukan observasi, wawancara, dan pengambilan sampel air di titik akses dan titik penggunaan. 
  2. Surveilans Berbasis Masyarakat (SBM): Palang Merah Indonesia (PMI) dan Kementerian Kesehatan pernah menggelar uji petik untuk melihat efektivitas Petunjuk Teknis Surveilans Berbasis Masyarakat (SBM) di Boyolali. 

Proses Umum Uji Petik Surveilans

  1. Persiapan: Penentuan desa atau lokasi fokus dan pendataan awal terhadap objek yang akan di surveilans. 
  2. Pemilihan Sampel: Pemilihan sampel yang representatif dan acak dari lokasi yang telah ditentukan. 
  3. Pengumpulan Data: Dilakukan dengan cara observasi langsung, wawancara, dan inspeksi kesehatan lingkungan. 
  4. Analisis Data: Pengolahan dan analisis data yang terkumpul untuk menemukan pola dan tren penyebaran penyakit atau masalah kesehatan. 
  5. Tindak Lanjut: Berdasarkan hasil analisis, akan dirancang intervensi dan tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menjaga kesehatan masyarakat. 

Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, disingkat Kemenko PMK RI, adalah kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan Kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang pembangunan manusia dan kebudayaan.

ARSIP KEGIATAN UJI PETIK DI DESA SUMBUNG

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================