Info dan Berita

Kader Posyandu (Mei 25)

Kegiatan Kader Posyandu di Desa Sumbung (Senin, 05 Mei 2025)

Posyandu adalah singkatan dari Pos Pelayanan Terpadu. Ini adalah kegiatan kesehatan yang diselenggarakan di tingkat desa/kelurahan untuk memantau dan meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak. Posyandu merupakan upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat.

Kader Posyandu adalah anggota masyarakat yang dipilih dari dan oleh masyarakat yang bekerja secara sukarela untuk membantu meningkatkan kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya. Mereka berperan penting dalam kegiatan rutin Posyandu, terutama dalam memberikan pelayanan balita, ibu hamil, dan balita, serta melakukan penyuluhan dan edukasi kesehatan.

#desasumbung
#pemdessumbung
#posyandu

꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

Studi Banding Songgolangit

Studi Banding dan Pemaparan Materi tentang Pengelolaan Lapangan Songgolangit Desa Sumbung bersama dengan Pemerintah Desa Karang, Kecamatan Karangpandang, Kabupaten Karangpandan, Provinsi Jawa Tengah
(Kamis, 24 April 2025)

#desasumbung
#pemdessumbung
#studibanding

꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

Infografis Desa Sumbung

Dalam rangka mewujudkan keterbukaan informasi publik di tingkat desa, Pemerintah Desa Sumbung, Kec. Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, menyampaikan data dalam bentuk infografis. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi penting tentang berbagai aspek pemerintahan dan kegiatan di desa, termasuk anggaran desa, peraturan desa, profil desa, dan lainnya.

Infografis desa adalah representasi visual dari informasi tentang suatu desa, yang disajikan secara menarik dan mudah dipahami melalui penggunaan grafik, gambar, dan teks. Infografis desa ini bisa mencakup berbagai aspek, seperti profil desa, potensi, anggaran, dan informasi pembangunan. Tujuannya adalah agar informasi kompleks tentang pembangunan, anggaran (APBDes), atau profil desa menjadi lebih komunikatif, menarik, dan mudah diakses oleh warga dan pihak terkait.

Tujuan Infografis Desa:

  • Menyederhanakan Informasi Kompleks: Mengubah data dan informasi desa yang rumit menjadi bentuk visual yang mudah dicerna. 
  • Meningkatkan Keterbukaan: Membantu pemerintah desa dalam menyampaikan informasi pembangunan dan pengelolaan desa secara transparan kepada masyarakat. 
  • Memudahkan Pemahaman Warga: Memungkinkan warga desa untuk dengan cepat memahami dan mengakses informasi penting tentang desa mereka. 
  • Mendukung Tata Kelola Desa: Membantu menciptakan tata kelola desa yang lebih efisien dan partisipatif melalui penyajian data yang akurat. 

Contoh Informasi yang Disajikan dalam Infografis Desa:

  • Profil Desa: Data demografi, luas wilayah, dan kondisi geografis desa. 
  • Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes): Informasi mengenai penggunaan anggaran desa secara rinci. 
  • Pembangunan Desa: Perkembangan proyek pembangunan dan program-program pemerintah desa. 
  • Data dan Statistik Desa: Informasi terkait data pertanian, ekonomi, dan sosial masyarakat desa. 

Manfaat Penggunaan Infografis Desa:

  • Komunikasi yang Efektif: Lebih menarik dan komunikatif dibandingkan penyampaian informasi melalui teks saja. 
  • Aksesibilitas Informasi: Informasi menjadi mudah dijangkau dan dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat. 
  • Partisipasi Warga: Mendorong warga untuk lebih terlibat dalam pembangunan dan pengawasan kegiatan desa. 

INFOGRAFIS DESA SUMBUNG TAHUN 2017

INFOGRAFIS DESA SUMBUNG TAHUN 2020

INFOGRAFIS DESA SUMBUNG TAHUN 2022

INFOGRAFIS DESA SUMBUNG TAHUN 2023

INFOGRAFIS DESA SUMBUNG TAHUN 2024

INFOGRAFIS DESA SUMBUNG TAHUN 2025

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================

#pemdessumbung #desasumbung #infografisdesa

꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

Pelantikan Bupati Boyolali 2025

Repost @pemkab_boyolali @kpu_boyolali_official


Ucapan terima kasih kami haturkan kepada Bapak M. Said Hidayat, S.H. dan Bapak Wahyu Irawan, S.H. atas pengabdian dan kerja keras dalam memimpin Boyolali selama periode 2021-2025. Keberhasilan yang diraih dalam membangun Boyolali akan selalu menjadi inspirasi dan warisan bagi masa depan Boyolali. Terima kasih atas segala kontribusi untuk Masyarakat Boyolali. Semoga selalu sehat dan terus menginspirasi! 🙏

Selamat atas pelantikan Bapak Agus Irawan dan Ibu Dwi Fajar Nirwana sebagai Bupati dan Wakil Bupati Boyolali Periode 2025-2030. Semoga amanah yang diemban membawa Boyolali menuju kemajuan dan kesejahteraan. Mari kita semua dukung demokrasi yang lebih baik, penuh kedamaian dan kebersamaan.

꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

Sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2024

Sosialisasi adalah proses belajar dan menyesuaikan diri dalam lingkungan masyarakat. Sosialisasi merupakan bagian penting dari interaksi sosial.

Pengertian sosialisasi
Proses belajar berintegrasi dengan masyarakat
Proses menyesuaikan diri terhadap norma sosial
Proses memperoleh pengetahuan, keterampilan, nilai, dan norma
Proses membentuk kebiasaan, keinginan, dan adat istiadat
Proses penyampaian pesan untuk mengubah sikap, pendapat, dan perilaku

Tahapan sosialisasi
Sosialisasi primer, yaitu sosialisasi yang pertama dijalani oleh individu semasa kecil

Fungsi sosialisasi
Memberi sarana pengenalan, pengakuan, dan penyesuaian diri terhadap nilai-nilai, norma, dan struktur sosial
Melestarikan, menyebarluaskan, dan mewariskan nilai-nilai serta norma sosial
Membentuk kelompok, belajar, dan berhubungan dengan orang lain
Membentuk “diri yang berbeda dan unik” untuk individu

Sosialisasi dalam kehidupan
Sosialisasi merupakan proses penting dalam kehidupan bermasyarakat. Sosialisasi dialami oleh individu sebagai makhluk sosial sepanjang kehidupannya sejak ia dilahirkan sampai meninggal dunia.

꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

Data Kependudukan 2024 Genap

PADUKA (Pangkalan Data Utama Kependudukan) adalah sebuah dashboard yang menyajikan data agregat kependudukan dari data konsolidasi bersih Kemendagri, yang dirilis setiap semester, dan diinisiasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Boyolali untuk memudahkan akses informasi profil perkembangan kependudukan daerah tersebut. 

Fungsi dan Manfaat PADUKA:
1) Menyajikan Data Kependudukan: PADUKA menyediakan data mengenai jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin, usia, agama, status kawin, pendidikan, dan pekerjaan.
2) Memudahkan Perencanaan Pembangunan: Data yang disajikan dalam PADUKA dapat digunakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mahasiswa, dan pemangku kepentingan lain sebagai dasar untuk menyusun kebijakan dan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
3) Sebagai Bahan Penelitian: Data yang akurat dan lengkap dari PADUKA juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan penelitian yang relevan di Kabupaten Boyolali.
4) Akses Mudah: Dashboard ini bisa diakses secara langsung melalui tautan pelayanan-disdukcapil.boyolali.go.id/paduka/.


Konteks Data Kependudukan:
1) Data kependudukan sangat penting karena menjadi fondasi bagi setiap kebijakan publik dan perencanaan pembangunan.
2) Data yang akurat memastikan alokasi anggaran yang tepat, penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, dan evaluasi program yang objektif.

Dengan demikian, PADUKA merupakan inovasi dari Disdukcapil Boyolali untuk menyediakan data kependudukan yang lebih mudah diakses dan dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.

Data Kependudukan Desa Sumbung Tahun 2024 Semester Genap menurut Aplikasi Paduka adalah sebagai berikut:

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

https://pelayanan-disdukcapil.boyolali.go.id/paduka

====================

Efektivitas Program MCD

Efektivitas Program MCD (Monitoring Center for Development) dalam Penerbitan Akta Kematian di Dinas Kependudukan Kabupaten Boyolali (Nandia Wahyu Ismawati, E3120110).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan program MCD (Monitoring Center for Development) berjalan dan mengukur tingkat efektivitas program tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan cara survei untuk menyebarkan Kuesioner untuk mendapatkan data primer dan teknik dokumentasi untuk mendapatkan data sekunder. Variabel penelitian kali ini menggunakan indikator efektivitas dari Campbhell (2009) yaitu keberhasilan program, keberhasilan sasaran, kepuasan terhadap program, tingkat input output dan pencapaian tujuan menyeluruh. Data yang sudah didapatkan akan diolah menggunakan statistika deskrptif dan melewati uji validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh masyarakat Kabupaten Boyolali yang mendapatkan target program MCD (Monitoring Center for Development) dan untuk sampel pada penelitian ini yaitu masyarakat Kecamatan Sawit dan Kecamatan Nogosari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program MCD (Monitoring Center for Development) dilaksanakan untuk pendataan kemiskinan yang memerlukan data sinkron. Pada kenyataanya terjadi ketidak sinkronan data antara data dari level desa dengan data SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan)sebesar 30.421 jiwa, dengan jumlah penduduk yang meninggal selisih 16.267 jiwa. Setelah mengetahui hal itu pihak Inspektorat Daerah Kabupaten Boyolali dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boyolali bekerjasama untuk memberikan kemudahan dan melakukan jemput bola dalam penerbitan akta kematian. Pengujian dengan statistic deskriptif menunjukkan program MCD (Monitoring Center for Development) efektif dengan rentang nilai efektivitas sebesar 2,62%. Kesimpulan dari penelitian ini menujukkan bahwa walaupun program ini dikatakan efektif, tetapi pada indikator efektivitas keberhasilan program bisa lebih ditingkatkan dalam pelayanan MCD (Monitoring Center for Development).

  • Surakarta – Sekolah Vokasi – 2024
  • D-4 Demografi dan Pencatatan Sipil
  • Akta Kematian, Boyolali, Efektivitas, Monitoring Center forDevelopment
  • Laporan Tugas Akhir (D IV)

Sumber Digital: Perpustakaan Digital UNS

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================

Musdes 2024 & Lelang Tanah Kas 2025

Musyawarah Desa (Musdes) adalah pertemuan antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Desa, dan masyarakat untuk menyepakati hal-hal strategis. Musdes merupakan agenda penting dalam pemerintahan desa. Tujuan Musdes Merumuskan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), Menyepakati program pembangunan desa, Menggariskan hal-hal penting yang akan dilakukan pemerintah desa, Menampung aspirasi masyarakat.

Pelaksanaan Musdes
Musdes diselenggarakan oleh BPD
Musdes dilaksanakan paling sedikit satu kali dalam satu tahun atau sesuai kebutuhan
Musdes penyusunan RKPDes biasanya dilaksanakan pada pertengahan tahun anggaran

Materi yang dibahas Program pembangunan desa, Pembinaan, Pemberdayaan, Kebutuhan masyarakat desa. Peran kepala desa Membuka dan memimpin jalannya musyawarah, Menyampaikan informasi yang diperlukan kepada peserta musyawarah, Memfasilitasi diskusi dan pembahasan.

꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

Kebersamaan Desa Bersama KPU

Trofeo adalah turnamen olahraga, biasanya sepak bola, yang mempertemukan tiga tim dalam satu hari, di mana setiap tim bertanding dalam satu babak melawan tim lainnya untuk memperebutkan sebuah piala (trofi). Kata “trofeo” sendiri berasal dari bahasa Italia yang berarti “trofi” atau piala.

Karakteristik Trofeo

  • Jumlah Tim: Biasanya melibatkan tiga tim, meskipun bisa juga ada yang melibatkan empat tim. 
  • Format Pertandingan: Setiap tim akan bermain dalam satu babak singkat melawan setiap tim lainnya. 
  • Tujuan: Merupakan ajang pertandingan persahabatan, eksebisi, atau pemanasan pramusim, dan bukan merupakan pertandingan resmi yang diakui FIFA. 
  • Pemenang: Ditentukan berdasarkan sistem poin, dengan poin tambahan diberikan kepada pemenang adu penalti. 

Panitia Pemilihan Kecamatan yang selanjutnya disingkat PPK adalah panitia yang dibentuk oleh KPU/KIP Kabupaten/Kota untuk melaksanakan Pemilu di tingkat kecamatan atau nama lain. Sedangkan Panwascam bertugas mengawasi jalannya Pemilu di kecamatan. Berikut tugas, wewenang hingga kewajiban Panwascam atau Panwaslu Kecamatan.

DOKUMENTASI KEGIATAN TROFEO

DOKUMENTASI KEGIATAN SOSIALISASI

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================

MCD & Klasifikasi Kondisi Ekonomi

Wabah Covid-19 telah memberikan dampak pada semua bidang baik itu sosial, politik maupun ekonomi. Pasca Wabah Covid-19, pemerintah menerapkan kebijakan pemulihan ekonomi. Berbagai kegiatan yang bertujuan untuk memitigasi dampak ekonomi dari COVID-19, termasuk penyediaan bantuan sosial (Puspitasari Gobel, 2020). Bantuan Sosial (Bansos) merupakan program pemerintah yang pemasukan dan pengeluarannya dibebankan pada APBN. Bantuan sosial dapat diberikan pada perseorangan, keluarga maupun kelompok masyarakat namun tidak bersifat berkelanjutan dan bersifat selektif (Lidysari, Tambunan dan Qurniawan, 2022).

Bantuan sosial hanya diberikan kepada warga dengan kondisi ekonomi prasejahtera / miskin artinya, bagi keluarga yang setidaknya tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar seperti kebutuhan rohani, pangan, sandang,  papan, dan kesehatan. (Ninditama et al., 2020).

Namun, sering kali masih ditemukan penerima bansos yang salah sasaran, tidak merata dalam penyaluran bansos, dan masih ditemukan data ganda (Indahsari, Susanti dan Supriyanto, 2024).

Menurut Abdulsyani (dalam Ratnasari, 2013:21), KONDISI EKONOMI merupakan kedudukan seseorang dalam kelompok manusia yang ditentukan oleh jenis aktifitas ekonomi, pendapatan, dan kemampuan memenuhi kebutuhan. Kondisi ekonomi menentukan seseorang LAYAK atau TIDAK LAYAK menerima Bansos (bantuan sosial). Gejolak terjadi karena bansos salah sasaran, tidak merata, dan data ganda (Indahsari, Susanti dan Supriyanto, 2024).

Data MCD (Monitoring Center for Development) Boyolali merupakan data yang berisi data kependudukan dengan informasi yang memuat penghasilan, rasio pengeluaran pangan, kepemilikan aset maupun jenis pekerjaan. Data MCD Boyolali menghasilkan empat kriteria status warga yaitu “MAMPU”, “RAWAN KEMISKINAN”, “MISKIN” dan “MISKIN ABSOLUT” (Inspektur Daerah Kabupaten Boyolali, 2022).

Data Mining merupakan proses yang digunakan oleh ilmuwan data dan penggemar machine learning untuk mengubah kumpulan data menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Machine learning adalah cabang dari artificial intelligence, merupakan disiplin ilmu yang mencakup perancangan dan pengembangan algoritma yang memungkinkan komputer untuk mengembangkan perilaku yang didasarkan kepada data empiris (Chasandra Puspitasari, S.Kom., M.Cs.; Bina Nusantara University, 2022).

Metode Data Mining dalam penelitian ini dilakukan menggunakan algoritma C4.5 yaitu pengembangan dari algoritma ID3 (Purnomo, Pamungkas dan Juliane, 2023).

Algoritma C4.5 mengatasi kekurangan Algoritma ID3 yaitu dengan teknik pruning (pemangkasan) untuk menghindari overfitting (ketepatan berlebihan saat menguji data baru) sehingga menghasilkan pohon keputusan yang lebih umum (Rizqullah, Raihana dan Jambak, 2024). Algoritma C4.5 juga merupakan salah satu algoritma yang banyak digunakan oleh para peneliti akademik, lembaga maupun perusahaan untuk mengolah suatu data.

Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan di Scopus, RapidMiner merupakan salah satu aplikasi Data Mining bersumber terbuka terbaik. RapidMiner telah diteliti dan dibandingkan dengan beberapa aplikasi Data Mining bersumber terbuka populer lain yaitu: KNIME, R, Scikit-Learn dan Spark melalui pengujian menggunakan data besar yang kompleks dalam bidang kesehatan dan menghasilkan poin paling tinggi serta direkomendasikan untuk digunakan (Santos-Pereira, Gruenwald dan Bernardino, 2022). Karena RapidMiner telah diteliti dan ternyata mampu mengelola data kesehatan lebih baik dari aplikasi Data Mining yang lain, maka peneliti memilih aplikasi ini untuk digunakan sebagai alat bantu. RapidMiner adalah software yang berfungsi untuk mengolah data. RapidMiner ditulis menggunakan Bahasa Pemrograman Java sehingga dapat bekerja pada semua sistem operasi (Wahyuni, Hariyanto dan Batubara, 2022).

CRISP-DM adalah singkatan dari Cross-Industry Standard Process for Data Mining, yaitu metodologi standar industri yang banyak digunakan untuk memecahkan masalah kompleks menggunakan analisis data dan ilmu data. Metodologi ini menyediakan kerangka kerja terstruktur yang terdiri dari enam fase utama: pemahaman bisnis, pemahaman data, persiapan data, pemodelan, evaluasi, dan penerapan (deployment).

Evaluasi model klasifikasi didasarkan pada pengukuran terhadap kinerja dari model klasifikasi untuk menggambarkan seberapa baik sistem dalam mengklasifikasikan data. Confusion Matrix adalah metode yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja algoritma klasifikasi (Salam et al., 2023).

Setelah data dibersihkan, dilakukan implementasi menggunakan metode klasifikasi dengan algoritma C4.5 melalui Aplikasi RapidMiner, yaitu sebuah aplikasi Data Mining. Data yang sudah bersih diimport kemudian dikonfigurasi sehingga dapat diolah dengan algoritma C4.5. hasil pengolahan dengan algoritma C4.5 menghasilkan akurasi sebesar 94,47% dengan predikat “sangat baik sekali”. Melalui penelitian ini, ditemukan 8 indikator yang paling berpengaruh terhadap kondisi ekonomi warga Boyolali

Melalui penelitian ini, Pemerintah Desa Sumbung dapat melakukan klasifikasi kondisi ekonomi warga yang layak maupun tidak layak diberikan bantuan sosial berdasarkan indikator-indikator yang dihasilkan sehingga dapat mengantisipasi pemberian bantuan sosial agar tidak salah sasaran. Hasil dari rekomendasi kelayakan bantuan ini juga dapat digunakan di wilayah lain karena data sumber memiliki indikator yang hampir identik dengan indikator yang dimiliki oleh Kemensos, BPS maupun BKKBN. Hasil rekomendasi kelayakan bantuan ini juga dapat berfungsi sebagai Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Systems / DSS).

Prototype: Contoh Quick-Scanning Kelayakan Bansos

Jurnal Ilmiah (Terakeditasi Sinta 4): Universitas Nusantara PGRI Kediri (Teknik Informatika)

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================