Tag Archive sumbung

Budaya & Potensi

Aset seni dan warisan budaya desa adalah segala bentuk kekayaan tak berwujud maupun berwujud berupa tradisi, kesenian, dan ekspresi budaya yang hidup, dijaga, serta diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat di suatu desa. Aset ini menjadi identitas lokal serta potensi penting bagi pengembangan desa.

Jenis Aset Seni dan Warisan Budaya Desa:

  • Warisan Budaya Takbenda: Meliputi adat istiadat, ritual, tradisi lisan, bahasa daerah, sistem pengetahuan lokal, dan perayaan rakyat.
  • Seni Pertunjukan: Mencakup tarian tradisional, musik daerah, teater rakyat, dan kidung atau nyanyian leluhur.
  • Kesenian dan Kerajinan Benda: Berupa alat musik tradisional, kain tenun atau batik khas, ukiran, patung, serta arsitektur rumah adat.
  • Kuliner dan Praktik Tradisional: Makanan khas daerah, resep leluhur, serta cara pengolahan pangan yang khas dari desa tersebut.

Manfaat Aset Budaya Desa:

  • Pariwisata dan Ekonomi: Menjadi daya tarik wisata budaya yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kreatif.
  • Identitas Sosial: Memperkuat rasa kebersamaan dan karakter unik warga desa.

====================

Sèlå Tapak Nåtå

Sèlå artinya batu dan Tapak Nåtå adalah sebuah batu peninggalan bersejarah di Timur Dukuh Sendangrejo, Desa Sumbung. Merupakan jejak telapak kaki Susuhunan Pakubuwono X (PB X), Raja Keraton Kasunanan Surakarta. Batu pertama diberi nama Sèlå Tapak Nåtå Sang Hyang Bathara Noto (Wisnu), dipercaya tapak kaki kiri PB X. Batu kedua diberi nama Sèlå Tapak Nåtå Sang Hyang Bathari Noto (Sinta), dipercaya sebagai tapak kaki permaisuri PB X.

====================

Susuh Angin

Goa Susuh Angin berada di Tenggara Dukuh Sendangrejo, Desa Sumbung. Berdasar cerita yang dari sesepuh desa dan orang tua, Raja Paku Buwono (PB X) sering berjalan-jalan dari Pesanggrahan Pracimoharjo di Desa Paras ke Susuh Angin yang lokasinya tidak jauh dari situs Sèlå Tapak Nåtå. Di Susuh Angin, Raja PB X melakukan meditasi.

====================

Tari Rodad

Rodat adalah kesenian tradisional Islam berupa perpaduan seni tari, musik, dan sastra yang diiringi alat musik seperti rebana dan jedor, serta melantunkan sholawat atau pujian kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Kesenian ini bertujuan untuk syiar agama Islam dan penyebaran nilai-nilai dakwah, serta dapat juga berfungsi sebagai tarian hiburan dan pertahanan diri.

====================

Seni Reog

Reog merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang kaya akan sejarah dan keindahan seni. Reog adalah tarian yang dilakukan di arena terbuka dan berfungsi sebagai hiburan rakyat. Namun, Reog bukan sekadar pertunjukan biasa; ia menyimpan unsur magis dan misteri yang membuatnya begitu memikat. Dalam sebuah pertunjukan Reog terdapat: Tari Soreng, Buto Gedruk, Topeng Ireng maupun Campur Bawur. Groub Reog Desa di Sumbung: Singo Kawedar, Yakso Ngawut, Putra Tapak Nata, dll.

====================

Musik Rebana & Hadroh

Seni musik rebana & hadroh adalah kesenian yang menggabungkan alat musik rebana, sebuah gendang bundar berbentuk pipih, dengan nyanyian berisi syair-syair Islam atau lagu-lagu daerah, sebagai media dakwah dan hiburan. Rebana dipukul dengan tangan menghasilkan ritme untuk mengiringi lagu. Kesenian ini sangat kental dengan nuansa Islam dan berkembang di banyak daerah di Indonesia, seperti Jawa Tengah, dengan berbagai jenis dan variasi tergantung daerahnya.

====================

Campursari

Campursari adalah genre musik Indonesia yang berasal dari Jawa, berupa perpaduan antara musik tradisional Jawa (seperti gamelan dan langgam Jawa) dengan unsur-unsur musik modern (seperti gitar, keyboard, dan bass). Musik ini menggabungkan alat-alat musik tradisional dan modern untuk menciptakan irama yang unik dan digemari masyarakat, terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta. Salah satu group Campursari di Desa Sumbung: Putra Kirana, Permata, dll

====================

Kirab Budaya

Kirab budaya adalah kegiatan arak-arakan atau pawai yang diselenggarakan untuk memperingati hari besar, upacara adat, atau syiar budaya, yang menampilkan beragam kesenian, pakaian adat, dan atribut budaya untuk melestarikan tradisi dan memperkuat identitas suatu komunitas. Kegiatan ini juga menjadi ajang interaksi lintas generasi, mempromosikan potensi daerah, serta menjadi daya tarik wisata dan ekonomi bagi masyarakat setempat.

====================

Sadranan

Sadranan atau Nyadran adalah tradisi ziarah kubur dan mendoakan leluhur yang dilakukan masyarakat Jawa pada bulan Ruwah (Sya’ban) sebagai bentuk rasa syukur dan persiapan menyambut bulan Ramadan. Prosesinya meliputi pembersihan makam, tahlil dan doa bersama, serta kenduri atau makan bersama dengan membawa makanan sendiri, dan juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga.

====================

Icon Desa Sumbung

Lapangan Songgo Langit merupakan Icon Desa Sumbung. Lapangan Songgo Langit adalah lapangan sepak bola berstandar tinggi di Desa Sumbung, Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, yang dikenal dengan kualitas rumputnya, fasilitasnya yang lengkap, dan pemandangan alam pegunungan yang indah.

====================

#DesaSumbung
#PemdesSumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================

Pembentukan Destana Desa Sumbung

Destana adalah akronim dari Desa Tangguh Bencana, yaitu sebuah program dari pemerintah Indonesia yang diinisiasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Tujuannya adalah untuk membentuk desa yang memiliki kemampuan mandiri dalam beradaptasi dan menghadapi potensi ancaman bencana.

Berikut adalah inti, tujuan, dan karakteristik dari Destana:

  • Mengenali Ancaman & Mitigasi: Desa dibekali kemampuan untuk mengidentifikasi dan memetakan jenis bencana di wilayah mereka, seperti banjir, longsor, atau gempa bumi. Ini termasuk menentukan jalur evakuasi dan titik kumpul darurat.
  • Pengorganisasian Masyarakat: Warga desa didorong untuk mengorganisir sumber daya yang ada guna mengurangi kerentanan dan meningkatkan kapasitas diri. Warga menjadi pelaku utama dalam penanggulangan bencana sebelum bantuan dari luar datang.
  • Pemulihan Cepat: Mempersiapkan masyarakat agar mampu memulihkan diri dengan segera setelah terjadinya bencana yang merugikan.
  • Integrasi Pembangunan: Konsep ketangguhan bencana dimasukkan ke dalam perencanaan pembangunan desa, mencakup upaya pencegahan, kesiapsiagaan, dan pengurangan risiko.

Desa Sumbung menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) yang berlangsung selama 4 hari. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas, kesiapsiagaan, serta peran aktif masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah desa. Pembentukan DESTANA ini diprakarsai oleh BPBD Provinsi bersama BPBD Kabupaten sebagai wujud komitmen dalam memperkuat ketangguhan masyarakat dan mewujudkan desa yang mampu mengenali risiko, siap siaga, serta tanggap terhadap bencana. Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

Pemerintah Desa Sumbung melaksanakan kegiatan pemetaan dan simulasi bencana sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, relawan, masyarakat umum, Bidan Desa, hingga ibu-ibu TP-PKK Desa Sumbung yang turut berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.

Kegiatan diawali dengan pemetaan wilayah rawan bencana melalui identifikasi titik rawan longsor, jalur evakuasi, titik kumpul, serta lokasi aman yang dapat digunakan saat keadaan darurat. Proses pemetaan dilakukan secara bersama-sama agar masyarakat memahami kondisi wilayah dan langkah penanganan yang harus dilakukan apabila terjadi bencana.

Setelah proses pemetaan, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana tanah longsor. Dalam skenario simulasi digambarkan terjadi longsor akibat hujan deras yang menyebabkan akses jalan tertutup material tanah dan beberapa rumah warga mengalami kerusakan.

Dalam simulasi tersebut terdapat 3 orang korban yang harus segera dievakuasi menuju titik aman untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Selain korban jiwa, simulasi juga menggambarkan adanya kerugian materiil berupa kerusakan rumah warga dan terganggunya akses mobilitas masyarakat. Tim relawan bersama warga bergerak melakukan evakuasi, pengamanan lokasi, pendataan korban, serta koordinasi penanganan darurat melalui posko siaga desa.

Ibu-ibu TP PKK Desa Sumbung turut mengambil peran penting dalam simulasi, terutama dalam membantu penanganan warga terdampak, mendukung kebutuhan logistik darurat, serta membantu menciptakan suasana tertib dan kondusif selama kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan pemetaan dan simulasi bencana ini, diharapkan masyarakat Desa Sumbung semakin memahami pentingnya mitigasi bencana, memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik, serta mampu memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================

Arsip Data 2024 s/d 2026

Pembangunan desa adalah upaya peningkatan kualitas hidup, kehidupan, dan kesejahteraan masyarakat desa melalui peningkatan pelayanan dasar, infrastruktur, serta pemberdayaan potensi lokal. Proses ini bersifat partisipatif, berkesinambungan, dan terencana, mengacu pada kebutuhan masyarakat desa untuk mencapai kemandirian, kemakmuran, serta keadilan sesuai Undang-Undang Desa. berikut ini disampaikan dokumentasi / arsip pembangunan fisik (sarana dan prasarana) Desa Sumbung tahun 2024, 2025 dan 2026.

Dukuh Sumbung, RT.001 / RW.002

Dukuh Tegalrejo, RT.002 / RW.002

Dukuh Sendangrejo, RT.003 / RW.002

– Pembangunan Talud Tebing Barat Dukuh Sendangrejo

Dukuh Tunggul Wulung, RT.002 / RW.002

Dukuh Sukorejo, RT.005 / RW.002

Dukuh Sokogede, RT.006 / RW.002

Dukuh Sambirejo, RT.007 / RW.001

Dukuh Sidoharjo, RT.008 / RW.001

Dukuh Tegalarum, RT.009 / RW.001

– 2024 Talud Jalan Timur Dukuh Tegalarum (DD)

– 2024 Drainase Timur Dukuh Tegalarum (DD)

– 2024 Talud Jalan Timur Tegalarum (DD)

Dukuh Jetak, RT.010 / RW.001

Dukuh Jetis, RT.011 / RW.001

Dukuh Sidomulyo, RT.012 / RW.003

Dukuh Candiroto, RT.013 / RW.003

Dukuh Sidorejo, RT.014 / RW.003

Dukuh Ngingas, RT.015 / RW.003

Dukuh Plukisan, RT.016 / RW.003

Dukuh Gudang, RT.017 / RW.003

Wilayah Desa Sumbung

– 2024 Pembangunan Talud Tebing Taman Desa (DD)

– 2024 Drainse Parkir Selatan Taman Desa (DD)

– 2024 MCK Taman Desa (DD)

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================

Arsip Data 2021 s/d 2023

Pembangunan desa adalah upaya peningkatan kualitas hidup, kehidupan, dan kesejahteraan masyarakat desa melalui peningkatan pelayanan dasar, infrastruktur, serta pemberdayaan potensi lokal. Proses ini bersifat partisipatif, berkesinambungan, dan terencana, mengacu pada kebutuhan masyarakat desa untuk mencapai kemandirian, kemakmuran, serta keadilan sesuai Undang-Undang Desa. berikut ini disampaikan dokumentasi / arsip pembangunan fisik (sarana dan prasarana) Desa Sumbung tahun 2021, 2022 dan 2023.

Dukuh Sumbung, RT.001 / RW.002

Dukuh Tegalrejo, RT.002 / RW.002

– 2023 Talud Jalan (PBP)

Dukuh Sendangrejo, RT.003 / RW.002

Dukuh Tunggul Wulung, RT.002 / RW.002

Dukuh Sukorejo, RT.005 / RW.002

Dukuh Sokogede, RT.006 / RW.002

Dukuh Sambirejo, RT.007 / RW.001

Dukuh Sidoharjo, RT.008 / RW.001

Dukuh Tegalarum, RT.009 / RW.001

Dukuh Jetak, RT.010 / RW.001

Dukuh Jetis, RT.011 / RW.001

Dukuh Sidomulyo, RT.012 / RW.003

Dukuh Candiroto, RT.013 / RW.003

Dukuh Sidorejo, RT.014 / RW.003

Dukuh Ngingas, RT.015 / RW.003

Dukuh Plukisan, RT.016 / RW.003

Dukuh Gudang, RT.017 / RW.003

2022 Jalan Aspal (PBP)

Wilayah Desa Sumbung

– 2023 Talud Tebing – Barat (DD)

– 2023 Pagar Taman Desa – Barat (DD)

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================

Arsip Data 2018 s/d 2020

Pembangunan desa adalah upaya peningkatan kualitas hidup, kehidupan, dan kesejahteraan masyarakat desa melalui peningkatan pelayanan dasar, infrastruktur, serta pemberdayaan potensi lokal. Proses ini bersifat partisipatif, berkesinambungan, dan terencana, mengacu pada kebutuhan masyarakat desa untuk mencapai kemandirian, kemakmuran, serta keadilan sesuai Undang-Undang Desa. berikut ini disampaikan dokumentasi / arsip pembangunan fisik (sarana dan prasarana) Desa Sumbung tahun 2018, 2019 dan 2020.

Dukuh Sumbung, RT.001 / RW.002

Dukuh Tegalrejo, RT.002 / RW.002

Dukuh Sendangrejo, RT.003 / RW.002

Dukuh Tunggul Wulung, RT.002 / RW.002

Dukuh Sukorejo, RT.005 / RW.002

Dukuh Sokogede, RT.006 / RW.002

Dukuh Sambirejo, RT.007 / RW.001

Dukuh Sidoharjo, RT.008 / RW.001

Dukuh Tegalarum, RT.009 / RW.001

Dukuh Jetak, RT.010 / RW.001

Dukuh Jetis, RT.011 / RW.001

Dukuh Sidomulyo, RT.012 / RW.003

Dukuh Candiroto, RT.013 / RW.003

Dukuh Sidorejo, RT.014 / RW.003

Dukuh Ngingas, RT.015 / RW.003

Dukuh Plukisan, RT.016 / RW.003

Dukuh Gudang, RT.017 / RW.003

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================

Arsip Data Sebelum 2018

Pembangunan desa adalah upaya peningkatan kualitas hidup, kehidupan, dan kesejahteraan masyarakat desa melalui peningkatan pelayanan dasar, infrastruktur, serta pemberdayaan potensi lokal. Proses ini bersifat partisipatif, berkesinambungan, dan terencana, mengacu pada kebutuhan masyarakat desa untuk mencapai kemandirian, kemakmuran, serta keadilan sesuai Undang-Undang Desa. berikut ini disampaikan dokumentasi / arsip pembangunan fisik (sarana dan prasarana) Desa Sumbung sebelum tahun 2018.

Dukuh Sumbung, RT.001 / RW.002

Dukuh Tegalrejo, RT.002 / RW.002

Dukuh Sendangrejo, RT.003 / RW.002

– Jembatan Penghubung Dk. Sendangrejo – Dk. Tunggul Wulung (2016)

Dukuh Tunggul Wulung, RT.002 / RW.002

Dukuh Sukorejo, RT.005 / RW.002

Dukuh Sokogede, RT.006 / RW.002

Dukuh Sambirejo, RT.007 / RW.001

Dukuh Sidoharjo, RT.008 / RW.001

Dukuh Tegalarum, RT.009 / RW.001

Dukuh Jetak, RT.010 / RW.001

Dukuh Jetis, RT.011 / RW.001

Dukuh Sidomulyo, RT.012 / RW.003

Dukuh Candiroto, RT.013 / RW.003

Dukuh Sidorejo, RT.014 / RW.003

Dukuh Ngingas, RT.015 / RW.003

Dukuh Plukisan, RT.016 / RW.003

Dukuh Gudang, RT.017 / RW.003

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================

Halal Bihalal Linmas 2026

Satlinmas dan Halal Bihalal: Menjaga Keamanan, Mempererat Kebersamaan

Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) merupakan bagian penting dalam kehidupan desa yang berperan menjaga keamanan, ketertiban, serta membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan. Keberadaan Linmas tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. Mulai dari kegiatan ronda malam, pengamanan acara desa, hingga membantu saat terjadi kondisi darurat, Linmas hadir dengan semangat pengabdian dan tanggung jawab.

Dalam suasana pasca Idulfitri, semangat kebersamaan tersebut semakin terasa melalui kegiatan halal bihalal yang dilaksanakan oleh anggota Linmas. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat solidaritas antaranggota. Halal bihalal tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga sarana membangun komunikasi yang lebih baik dalam menjalankan tugas ke depan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota Linmas dapat semakin kompak, solid, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masyarakat. Kebersamaan yang terjalin menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas dan ketenteraman desa. Dengan semangat gotong royong dan rasa kekeluargaan, Linmas terus berkomitmen untuk hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Halal bihalal Linmas bukan sekadar tradisi, tetapi juga wujud nyata dari nilai persatuan dan kebersamaan yang terus dijaga demi terciptanya desa yang aman, damai, dan harmonis.

🛡️ LINMAS (Perlindungan Masyarakat)

📌 Pengertian Linmas

Linmas (Perlindungan Masyarakat) adalah satuan warga yang dibentuk oleh pemerintah untuk membantu:

  • Menjaga keamanan dan ketertiban
  • Mendukung kegiatan sosial masyarakat
  • Membantu penanganan bencana

Linmas sering dikenal juga dengan sebutan Satlinmas (Satuan Perlindungan Masyarakat).

📜 Dasar Hukum

Keberadaan Linmas diatur dalam:

  • Permendagri Nomor 26 Tahun 2020

👉 Linmas berada di bawah pembinaan:

  • Pemerintah Daerah
  • Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)

👥 Keanggotaan Linmas

Anggota Linmas biasanya berasal dari:

  • Warga desa setempat
  • Sukarelawan
  • Dipilih atau ditunjuk oleh pemerintah desa

Ciri khasnya:

  • Bersifat pengabdian / semi-sukarela
  • Dekat dengan masyarakat
  • Mengenal wilayahnya dengan baik

⚙️ Tugas dan Fungsi Linmas

🔹 1. Menjaga Ketertiban dan Keamanan

  • Membantu pengamanan lingkungan
  • Ikut ronda / siskamling
  • Mengamankan acara desa

🔹 2. Membantu Penanggulangan Bencana

  • Evakuasi warga
  • Distribusi bantuan
  • Koordinasi di tingkat desa

🔹 3. Mendukung Kegiatan Pemerintahan

  • Pengamanan pemilu / pilkades
  • Pengaturan lalu lintas saat acara
  • Mendukung kegiatan resmi desa

🔹 4. Perlindungan Masyarakat

  • Membantu saat kondisi darurat
  • Menjadi garda terdepan di tingkat desa

🏡 Peran Linmas di Desa

Di tingkat desa, Linmas memiliki peran yang sangat penting:

  • Menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah
  • Menjaga keamanan lokal secara langsung
  • Membantu menciptakan suasana desa yang aman dan tertib

👉 Linmas sering menjadi “garda depan” sebelum aparat datang

🤝 Nilai yang Dijunjung Linmas

  • Gotong royong
  • Kepedulian sosial
  • Tanggung jawab
  • Kedisiplinan

✨ Kesimpulan

Linmas bukan sekadar petugas keamanan, tetapi:
👉 bagian dari masyarakat yang mengabdi untuk menjaga ketenteraman bersama

Keberadaan Linmas menunjukkan bahwa:

  • keamanan bukan hanya tugas aparat
  • tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh warga

🛡️ LINMAS – Garda Terdepan Desa

  • Linmas (Perlindungan Masyarakat) adalah satuan warga yang berperan menjaga keamanan, ketertiban, dan membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan.
  • Mulai dari ronda malam, pengamanan acara desa, hingga membantu saat terjadi bencana — Linmas selalu hadir di tengah masyarakat 🤝
  • Dengan semangat gotong royong dan pengabdian, Linmas menjadi bagian penting dalam menjaga desa tetap aman, tertib, dan kondusif.

#Linmas #Satlinmas #DesaAman #GotongRoyong

#sumbung #cepogo #boyolali

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================

Musdesus Pembangunan Gedung KDMP

Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Desa Sumbung


Pemerintah Desa Sumbung melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) terkait penggunaan Tanah Kas Desa untuk pembangunan Gedung KDMP Sumbung. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah desa, BPD, lembaga desa, serta perwakilan masyarakat sebagai wujud proses pengambilan keputusan yang partisipatif dan transparan.

Musdesus menjadi ruang dialog bersama dalam merumuskan arah pemanfaatan aset desa agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Setiap masukan dan pertimbangan disampaikan secara terbuka sebagai bagian dari komitmen Desa Sumbung terhadap tata kelola desa yang akuntabel.

Melalui forum ini, Desa Sumbung menegaskan perannya sebagai desa yang aktif dan kolaboratif, mengedepankan musyawarah dalam setiap perencanaan pembangunan. Pembangunan Gedung KDMP Sumbung diharapkan dapat mendukung penguatan kelembagaan dan pelayanan desa ke depan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Desa Sumbung dalam mengoptimalkan aset desa secara bertanggung jawab demi mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

#DesaSumbung #Musdesus
#TanahKasDesa #KDMP_Sumbung
#DesaAktif #DesaKolaboratif
#PembangunanDesa #MusyawarahDesa

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================

Infografis Desa Sumbung

Dalam rangka mewujudkan keterbukaan informasi publik di tingkat desa, Pemerintah Desa Sumbung, Kec. Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, menyampaikan data dalam bentuk infografis. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi penting tentang berbagai aspek pemerintahan dan kegiatan di desa, termasuk anggaran desa, peraturan desa, profil desa, dan lainnya.

Infografis desa adalah representasi visual dari informasi tentang suatu desa, yang disajikan secara menarik dan mudah dipahami melalui penggunaan grafik, gambar, dan teks. Infografis desa ini bisa mencakup berbagai aspek, seperti profil desa, potensi, anggaran, dan informasi pembangunan. Tujuannya adalah agar informasi kompleks tentang pembangunan, anggaran (APBDes), atau profil desa menjadi lebih komunikatif, menarik, dan mudah diakses oleh warga dan pihak terkait.

Tujuan Infografis Desa:

  • Menyederhanakan Informasi Kompleks: Mengubah data dan informasi desa yang rumit menjadi bentuk visual yang mudah dicerna. 
  • Meningkatkan Keterbukaan: Membantu pemerintah desa dalam menyampaikan informasi pembangunan dan pengelolaan desa secara transparan kepada masyarakat. 
  • Memudahkan Pemahaman Warga: Memungkinkan warga desa untuk dengan cepat memahami dan mengakses informasi penting tentang desa mereka. 
  • Mendukung Tata Kelola Desa: Membantu menciptakan tata kelola desa yang lebih efisien dan partisipatif melalui penyajian data yang akurat. 

Contoh Informasi yang Disajikan dalam Infografis Desa:

  • Profil Desa: Data demografi, luas wilayah, dan kondisi geografis desa. 
  • Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes): Informasi mengenai penggunaan anggaran desa secara rinci. 
  • Pembangunan Desa: Perkembangan proyek pembangunan dan program-program pemerintah desa. 
  • Data dan Statistik Desa: Informasi terkait data pertanian, ekonomi, dan sosial masyarakat desa. 

Manfaat Penggunaan Infografis Desa:

  • Komunikasi yang Efektif: Lebih menarik dan komunikatif dibandingkan penyampaian informasi melalui teks saja. 
  • Aksesibilitas Informasi: Informasi menjadi mudah dijangkau dan dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat. 
  • Partisipasi Warga: Mendorong warga untuk lebih terlibat dalam pembangunan dan pengawasan kegiatan desa. 

INFOGRAFIS DESA SUMBUNG TAHUN 2017

INFOGRAFIS DESA SUMBUNG TAHUN 2020

INFOGRAFIS DESA SUMBUNG TAHUN 2022

INFOGRAFIS DESA SUMBUNG TAHUN 2023

INFOGRAFIS DESA SUMBUNG TAHUN 2024

INFOGRAFIS DESA SUMBUNG TAHUN 2025

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================

#pemdessumbung #desasumbung #infografisdesa

꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

Mutasi Penduduk

Setiap perubahan data dalam catatan kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) harus segera dilaporkan ke pemerintah, karena akan merubah database pemerintah serta mempengaruhi arah kebijakan pemerintah dalam menentukan kebijakan kependudukan. Selain itu, update perubahan data ini juga berguna bagi penduduk, misalnya dalam mengurus perubahan data BPJS Kesehatan / jamkesda. Keterlambatan dalam mengurus dan melaporkan perubahan KTP dapat menjadi hambatan bagi penduduk dalam mengurus keperluan lain. Seseorang yang mengalami perubahan alamat, sebaiknya segera mengurus pindah KTP, misalnya saja seorang perempuan yang pindah mengikuti suaminya di kota lain. Atau mungkin 1 keluarga yang akhirnya memutuskan hijrah ke kota lain, untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak lagi.

Data Kependudukan Desa Sumbung berdasarkan Data Siak Terpusat Kemendagri (Klik Link)

DATA MUTASI PENDUDUK YANG TERCATAT DI ADMIN DESA ADALAH SEBAGAI BERIKUT:

TAHUN 2017

TAHUN 2018

TAHUN 2019

TAHUN 2020

TAHUN 2021

TAHUN 2022 (Data Awal menyesuaikan Aplikasi SIAK)

TAHUN 2023

TAHUN 2024

TAHUN 2025

TAHUN 2026 (Maret)

====================

#desasumbung
#pemdessumbung
꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦝꦺꦱ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦸꦁ꧂

====================